Macam Bisnis Berdasarkan Orientasi, Mana yang Cocok Dijalankan
Sebelum memulai berbisnis dan masih merencanakan untuk membangun bisnis, maka perlu untuk mengetahui apa sebenarnya minat dan tujuan dari bisnis tersebut. Ini juga disebut dengan orientasi bisnis atau penggolongan dari jenis bisnis yang bisa kamu patenkan dan menjadi intisari yang menjawab minat serta tujuan berbisnis.
Ada beberapa macam bisnis berdasarkan orientasi yang terdapat di lingkungan sekitar kamu, dan bisa dijadikan sebagai pengaplikasiannya jika merasa bingung mengenai mau berbinis apa. Orientasi bisnis yang ada beberapa macamnya ini bisa membantu untuk semakin mengetahui dan memberi arahan jelas ke kamu untuk mulai berbisnis.
Jadi, simak artikel ini untuk mengetahui beberapa macam orientasi bisnis yang bisa kamu jalankan.
Hobby Orientasi
Bisnis bisa dijalankan karena kamu punya hobby dan kesukaan atau interest kepada suatu hal tertentu. Jika kamu sedang mencari bisnis yang sesuai denganmu, mungkin orientasi bisnis sesuai hobby lebih mengasyikkan karena kamu bisa menjalankannya sesuai passion. Hobby juga merupakan sesuatu yang bisa bertahan lama karena memang kamu menyukainya.
Pahami bagaimana hobbymu itu bisa membawa keunikan dan hal menarik yang tidak kalah saing dengan sesama pebisnis di ranah yang sama. Bisa jadi kamu mengembangkan lagi hobby dengan menambah skill sesuai agar bisnis yang dijalankan bisa sukses.
Human Sense Orientasi
Ada satu hal penting dari kenapa bisnis bisa terbentuk yaitu mengenai orientasi human sense. Setiap orang pasti punya esensi pemikiran yang beraneka ragam dan terkadang ada suatu pemikiran puncak sehingga bisa dijadikan suatu bisnis. Namun, orientasi human sense bisnis terkadang masih ceroboh karena berbisnis itu sebenarnya ruang lingkupnya besar.
Apabila ingin berbisnis karena sebuah pemikiran belaka ada baiknya sudah punya pendanaan cukup, modal-modal penting lainnya terpenuhi serta punya manfaat dan tujuan yang jelas. Beberapa contoh human sense bisnis yaitu bisnis tanaman toga, bisnis sourcing freelancer, bisnis penerbitan buku, bisnis cleaning service, dan bisnis lainnya.
Profit Orientasi
Profit orientasi ini biasa terjadi ketika seseorang sudah memiliki kebiasaan tertentu dan ingin meraup keuntungan dari kebiasaan tersebut. Misalkan saja kamu suka memasak pisang goreng atau membuat aneka macam cake, dan ternyata secara kebetulan kamu sudah membership dan berdekatan dengan supplier toko bahan kue atau punya kebun pisang sendiri. Sehingga kebiasaan ini bisa berubah menjadi bisnis.
Orientasi bisnis profit biasa terjadi pada seseorang yang ingin bisa meraup keuntungan dari bisnis yang mana mereka sudah punya modal, bahan baku, dan alatnya sendiri sehingga mereka bisa menjalankan bisnis dengan hanya mau berkesinambungan dengan apa yang sudah dimiliki dan bisa dimanfaatkan.
Solution Orientasi
Sedangkan itu solution orientasi adalah salah satu ide untuk bisa menjalankan bisnis karena ada sebuah masalah yang solusinya itu bermanfaat buat banyak orang atau produknya itu bisa dirasakan buat semua orang. Bisnis ini juga bisa dilakukan pada setiap keadaan yang berpeluang besar dari solusi yang ada. Misalkan jika ada keadaan musim kemarau, kamu bisa mencoba berjualan minuman dingin atau saat musim PHK kamu bisa memanfaatkan membuat akademi skill yang bisa mempertemukan pekerja dengan klien tetap.
Sesuatu yang datang dari solusi ini bisa dijadikan sebuah bisnis, namun pastikan kamu punya modal dan tim atau kerja keras untuk bisa menjadikan bisnis benar-benar terbentuk.
Pewarisan (Heritage) Orientasi
Suatu hal lainnya dari orientasi bisnis adalah mengenai pewarisan dari keluarga atau kedua orang tua. Misalkan saja ada anggota keluargamu yang menyukai komunitas bersepeda, dan ternyata hal tersebut bisa menjadi contoh bisnis karena mengakar pada kebiasaan dari keluarga. Pewarisan tidak hanya mencakup harta benda namun bagaimana pengalaman besar dan pencapaian dari keluarga yang menular.
Pewarisan ini jelas bisa menjadikan sebuah bisnis karena adanya memori baik dari sana dan kamu punya semangat dari hal tersebut. Bisa jadi karena ada persamaan dalam kebiasaan yang mengakar dari keluargamu, kamu bisa mengkoordinasikan bersama untuk dijadikan bisnis.
Ideation Orientasi
Selain itu ada juga yang bisnis dari orientasi ide liar sehari-hari yang sekiranya bisa berpeluang menghasilkan. Orientasi ide biasanya hanyalah berbentuk scratch biasa, sehingga untuk bisa mengembangkannya perlu jalan panjang seperti riset, pembelajaran dulu dan uji coba membuat produk atau layanan sehingga orientasi ini perlu ketangguhan dalam merealisasikannya.
Pastikan jika kamu ingin memulai berbisnis dari ide awalmu, maka kamu harus konsisten dan kuat dalam komitmen sehingga bisnis bisa benar-benar terbentuk.
Habitual Orientasi
Orientasi terakhir yang bisa dijadikan bisnis adalah mengenai kebiasaan atau habitual. Ternyata sebuah kebiasaan bisa dijadikan berbisnis seperti halnya jika kamu suka shopping, jadi seorang shopping helper bisa menjadi ladang meraup keuntungan dan menjadi bisnis. Selain itu kebiasaan lainnya seperti mengoleksi skincare atau make-up juga bisa mendatangkan keuntungan ketika kamu menjadi reseller produk tersebut.
Sehingga melalui kebiasaan kamu juga bisa menjadikannya sebagai ladang bisnis. Yang penting kamu punya ketertarikan kuat dari sana dan ingin selalu berprofit dengan strategi tepat.
Macam bisnis berdasarkan orientasi ada banyak juga ya, dari beberapa yang sudah disebutkan di atas semoga bisa menumbuhkan kesadaran dalam memulai berbisnis. Maka dari itu berbisnis bisa dilakukan kapan saja dan dari mana saja jika memungkinkan. Selamat memulai bisnis kamu.


